SKIN DIARY

“…membuat saya memandang dia dalam cahaya yang berbeda.”

– Lony RH –

Menulis sendiri “diary” nya pada kulit sebagai cara berdamai dengan kehidupan
Bunga buah naga yang dilukis untuk merayakan kelahiran putri kami si “Bunga dari Bumi”, yang dalam bahasa Sabu bisa disapa “NaGa”.
Naga Merah sebagai simbol keberanian untuk keluar dari masalah yang membelenggu.
Nama diri, Timothy, yang dilukis dalam bentuk cicak sebagai perlambang makhluk yang bisa menempel ditempat-tempat sulit sekalipun
Salib, kompas dan kawat duri yang mengikat pergelangan kaki merupakan pengarah langkah sekaligus belenggu untuk menjaga hidup tetap indah. Painful Beautiful Life.
Naga Biru membawa pesan untuk menjaga kebenaran, kekuatan dan kebaikan hati. Gambaran naga yang digunakan adalah naga dalam budaya timur.
Lukisan bunga yang dilukis ulang diatas lukisan topeng monster, yang dahulu dilukis juga walau sebenarnya tidak ingin dilukis
Semua lukisan ditandai disisi kiri tubuh sebagai bentuk perlawanan terhadap stereotip negatif yang melekat pada sisi sebelah kiri. Menato sisi kiri tubuh diharap bisa menetralkan unsur negatifitasnya.

Ini merupakan kali kedua saya memotret “diriku yang lain” untuk dibuatkan photo story. Pertama kali adalah ketika saya memotretnya memperagakan gerakan-gerakan yoga. Kali ini saya memilih memotret tato-tato yang menghiasi tubuhnya.

Detil-detil tato pada tubuh (dada, lengan atas, lengan bawah, paha, betis, dan mata kaki) yang berhasil terbingkai membawa saya bersentuhan dengan peristiwa atau kejadian, waktu, orang-orang istimewa, pandangan tentang kehidupan, kecintaan terhadap alam, dan bahkan sisi religius yang membentuknya menjadi pribadi hari ini.

Baginya, melukis sendiri semua itu secara permanen di kulit merupakan caranya berdamai dengan kehidupan. Mendekatinya secara pribadi melalui tato-tato secara mengejutkan membuat saya memandang dia dalam cahaya yang berbeda.

Pendekatan visual double exposure yang digunakan dalam photo story ini diambil karena subyek yang difoto sangat dekat dengan kehidupan saya, banyak permainan detil pada tato-tato, dan banyak elemen selain tato (seperti dedaunan, bunga, penahan jarum tato, bebatuan, dan kerlip lampu hias) yang kebetulan difoto sekitar rumah saja. Elemen-elemen ini digunakan untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan dari setiap foto.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

− 1 = 7

%d bloggers like this: