Fotografer : Aldens Magdalena Tualaka 

Depresi adalah salah satu gangguan suasana perasaan dimana merasa sedih sepanjang hari selama lebih dari 2 minggu. Jadi jika belum mencapai 2 minggu, berarti belum mengalami depresi. Selain merasa sedih, adakah tanda dan gejala yang lain, misalnya nafsu makan menurun, merasa bersalah, meningalkan hal-hal yang disukai, mengisolasi diri, bahkan jika bertambah berat bisa memiliki keinginan untuk bunuh diri. Jika kamu mengalami hal serupa, jangan takut karena menurut penelitian terakhir, 350 juta orang di dunia mengalami depresi bahkan 17% (59 juta orang) melakukan bunuh diri. 

Di Indonesia kurang lebih 17-27% orang di Indonesia mengalami depresi, berarti kira-kira sekitar 44 juta orang Indonesia mengalami depresi. Ada dua faktor resiko utama yaitu genetik dan lingkungan. Genetik biasanya faktor resikonya kecil tetapi yang paling berisiko adalah lingkungan. Kita sebagai manusia adalah homo sapiens, yaitu “makhluk yang tidak bisa tinggal sendiri”, harus berinteraksi dengan orang lain, jadi lingkungan sangat berpengaruh seperti keluarga yang broken home, tuntutan dari orang sekitar yang sangat banyak, kurangnya kasih sayang dari orang-orang terdekat. 

Beberapa metode untuk menghilangkan depresi adalah meningkatkan intensitas berkomunikasi dengan Sang Pencipta, berinteraksi dengan orang lain, mencari teman cerita yang bisa di percaya, mengikuti komunitas yang positif agar bisa menyalurkan energi positif, ketemu sama dokter spesialis kejiwaan atau psikiater dan cobalah untuk jatuh cinta karena bisa menurunkan gejala depresi (Zarghi Et Al tahun 2014). 


———— ———— ———— ———— ———— ———— ———— ——–

Aldens merupakan salah satu dari peserta kelas Fotografi Angkatan 7 yang karyanya telah dipamerkan di Pameran dan Pagelaran Seni Afterthought di Taman Budaya Gerson Poyk tanggal 28 – 30 Mei 2019.

Aldens menyukai dunia visual sejak tahun 2009. Ketertarikannya unthk mengeksplorasi lebih jauh terkait visual, membawanya mengikuti kelas fotografi SkolMus dan Komunitas Film Kupang.

Hal ini juga ditunjang dengan hobi travelling dan mengeksplorasi tempat baru. Berprofesi sebagai seorang dokter disalah satu RS swasta di Kota Kupang, tidak menyurutkan niat & semangatnya dalam bidang fotografi.