Mari dengar kisah Juan dan Dina..

Juan (19 tahun), Pelajar salah satu SMP di Kupang ini mendengar tentang aksi #BABUSA dari facebook. Kebetulan dia punya beberapa barang yang sudah tidak terpakai lagi di kamar dan gudang di rumahnya. Ada banyak buku bacaan, novel, komik, mlogo_BABUSA3ajalah, asesoris handphone, baju, tas dan sepatu yang sudah jarang dia pakai. Sepatu-sepatu itu sudah sempit.

Juan berpikir, dari pada pada barang-barang itu menumpuk dan memenuhi lemarinya, maka lebih baik dia salurkan lewat #BABUSA. Dia kemudian menelepon tim #BABUSA, dan #BABUSA membeli barang-barang itu dengan sistim borongan dengan 50% profit dari barang yang dijualnya diberikan pada aksi sosial yang di dukung oleh #BABUSA.   Juan senang, karena selain mendapatkan uang dari hasil berjualan barang bekas layak pakai, dia juga bisa membantu sesama dan lemarinya pun jadi lebih lega!

Lain kisahnya dengan Dina (24 thn). Dina adalah mahasiswa yang keluarganya tinggal di luar sKupang. Dia ingin sekali punya sepatu baru. Sebenarnya sepatu yang selama ini dia pakai baik-baik saja, tapi Dina ingin punya satu sepatu lagi, agar bisa berganti dan bisa memakainya untuk acara-acara tertentu. Tapi, Dina belum bisa membeli sepatu baru. Uang kiriman dari orang tuanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Tidak enak meminta tambahan lagi.

Dina bertemu dengan #BABUSA dari facebook dan dia datang mengunjungi Hari Pasar #BABUSA. Disana dia melihat sebuah sepatu yang tampaknya cocok dengan yang dia inginkan. Sepatu bekas dengan kondisi yang masih sangat layak dipakai. Dia membelinya dengan harga Rp.20.000,- saja, diambilnya dari jatah uang pulsa bulanannya. Harga ini jauh dari harga toko sebenarnya. Dina senang sekali, punya sebuah sepatu yang lain, selain yang biasa dipakainya. Sepatu, yang sebelumnya adalah milik Juan. 

Begitulah bagaimana #BABUSA bekerja..menyebarkan solidaritas dengan cara yang kreatif dan menguntungkan.

🙂

APA ITU #BABUSA

#BABUSA adalah salah satu unit usaha dari SekolahMUSA. #BABUSA (Barang Bekas untuk Sesama) adalah sebuah aksi berbagi solidaritas dan penggalangan dana kreatif yang digagas untuk menyebarkan solidaritas sekaligus mengumpulkan donasi bagi aktifitas sosial.

Cara kerja #BABUSA itu meniru model “garage sale”, yaitu menyediakan ruang dan mengajak warga untuk menjual barang bekas layak pakai (BAKALAI) atau barang PreLoved yang menumpuk di gudang atau di lemari warga untuk dijual di “PASAR BABUSA”. Sebagian keuntungan (50%) dari penjualan barang bekas ini disisihkan untuk donasi aksi-aksi sosial lewat situs: kitabisa.com

APA UNTUNGNYA BERJUAL/BELI DI #BABUSA?

  1. KITA UNTUNG: Karena kita berjualan, maka kita akan dapat uang dari hasil penjualan barang kita.
  2. MENYEBARKAN SOLIDARITAS: Ya,..menyebarkan solidaritas lewat barang-barang kita. Sekali lagi, barang yang mungkin bagi kita adalah barang bekas tak penting yang memenuhi kamar/lemari dan gudang, bisa saja sedang dibutuhkan oleh orang lain.
  3. MEMBANTU SESAMA: 50% keuntungan dari #BABUSA akan didonasikan untuk aksi-aksi sosial.
  4. MENGURANGI SAMPAH, MELINDUNGI BUMI: Dengan ikut #BABUSA, kita mendorong penggunaan barang sampai benar-benar rusak dan mengurangi sampah, mengurangi emisi karbon untuk membuat barang baru, melindungi bumi kita.

UNTUK APA DONASI DARI AKSI #BABUSA?

Aksi #BABUSA sudah dilakukan 3 kali dan akan berlanjut terus.  Hasil dari penggalangan dana #BABUSA ini akan digunakan untuk mendukung kampanye Pelatihan-pelatihan warga aktif yang dilakukan oleh SekolahMUSA, salah satunya adalah Pelatihan MAMAMIA (Mama-mama Melek Internet dan Multimedia) yaitu pelatihan warga aktif, yang akan melatih dan mendorong para Ibu-ibu di wilayah sub-urban kota Kupang untuk menggunakan internet dan multimedia. Selain itu, jug akan mendukung aksi -aksi kreatif lainnya.

DIMANA BISA MELIHAT DONASI DAN AKSI #BABUSA?

#BABUSA menyalurkan donasi lewat situs crowd fuding kitabisa.com. Ini dimaksudkan agar akuntabilitas dari donasi #BABUSA bisa terjaga dan dipercaya.

SAYA INGIN MENJUAL BARANG BEKAS DI #BABUSA, BAGAIMANA CARANYA?

Ada 3 cara untuk terlibat di aksi #BABUSA, yaitu:

  1. Terlibat sebagai Pembeli:

Silahkan datang dan membeli barang di “HARI PASAR” #BABUSA, Silahkan kunjungi timeline Facebook SekolahMUSA atau website SekolahMUSA untuk informasi aksi #BABUSA

Terlibat sebagai Penjual:

Jika ingin berjualan di #BABUSA, silahkan mengikuti panduan penjual sebagai berikut:

  • Mengumpulkan, mensortir dan menyiapkan barang bekas yang akan dijual. Barang bekas yang akan dijual adalah BARANG BEKAS LAYAK PAKAI yang mudah diangkat/diangkut. Barang-barang besar dan berat seperti Motor, Kulkas, dll untuk saat ini belum bisa dijual di #BABUSA
  • Menghubungi narahubung Etji Doek (081 339 322 871) dan Meli Hadjo (085 239 300 230) sebelum tanggal 24 Juni 2015.
  • Tim Babusa akan mengunjungi dan membeli langsung barang-barang yang akan dijual (sistem borongan/grosir) dan  pengambilan barang  akan dilakukan atas kesepakatan) atau barang dapat diantar sendiri ke dropping point.
  • Lokasi dropping point terdekat akan diberitahukan ketika kesepakatan penjualan disepakati.
  1. Terlibat sebagai Relawan:

Syarat menjadi relawan #BABUSA

  • Bersedia bekerja sukarela, tanpa paksaan dan independen
  • Bersedia membiayai diri sendiri selama mengikuti kegiatan #BABUSA
  • Bersedia mematuhi semua kesepakatan yang disepakati bersama seagai sukarelawan #BABUSA

Kami sedang mencari tim relawan sebagai berikut:

  • Relawan Penjual, yang bertugas untuk membantu proses penjualan pada saat Hari Pasar BABUSA
  • Relawan Perlengkapan, yang akan bertugas untuk mendukung mempersiapkan peralatan/sarana kegiatan jual beli Hari Pasar BABUSA

Bagi yang ingin terlibat menjadi relawan dapat menghubungi: Etji Doek (SMS/Telp 081 339 322 871)

Terima Kasih, kawans!

Salam Solidaritas!***